11 Feb 2020

6 MAHASISWA ASING UNITRI IKUTI ACARA THE WORLD INDONESIANIST CONGRESS 2019

Enam mahasiswa asing Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang asal Timor Leste berkesempatan memenuhi undangan dari Kementrian Luar Negeri dalam acara The World Indonesianist Congress 2019 yang bertajuk ‘Building A Better Future of Indonesia: Toward a Tolerant, Vibrant and Creative Society”, Senin-Rabu (14-16/10). Kegiatan ini merupakan kongres Indononesianis pertama setelah pada tahun sebelumnya, Kemenlu mengadakan Focus Group Discussion (FGD) di Bali sebagai tahap persiapan kongres. Tahun ini, tuan rumah kongres adalah UNY yang bekerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kota Yogyakarta.

Kepala UPT Kerjasama dan Luar Negeri (UPT KLN) Unitri, Nia Lukita Ariani, S.Si., M.Sc pihaknya menjelaskan, kegiatan kongres Indonesianis merupakan suatu forum yang mempertemukan para orang asing baik itu mahasiswa, dosen, peneliti, pengamat dan lain sebagainya yang pernah tinggal dan memiliki concern terhadap perkembangan Indonesia. Tidak hanya menghadirkan orang asing, kegiatan konferensi ini juga menghadirkan tokoh nasional yang dianggap memiliki kontribusi penting dalam setiap tema konferensi nasional.

“Ada empat tema panel dalam konferensi ini antara lain: strengthening democracy, promoting harmonious community in Indonesia, stimulating and crafting creativity in the Era 4.0, dan preserving and promoting Indonesian Culture in Facing Globalization.”

Nia menambahkan, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti oleh sebanyak 450 Indonesianis muda yang berasal dari 46 negara yang tengah studi atau bertugas di 42 perguruan tinggi di Indonesia. Selain FGD dilakukan secara panel, kegiatan ini juga memamerkan karya para Indonesianis.

Salah satu peserta sekaligus ketua Organisasi mahasiswa Timor Leste (KOTITMA) Unitri, Jaime mengungkapkan rasa bangga dan haru karena dapat berpartisipasi di acara yang luar biasa tersebut.

“Saya berterima kasih kepada International Office dan juga Unitri karena telah memberikan kesempatan untuk berpartisipasi di acara yang luar biasa ini. Saya belajar banyak dari teman- teman negara lain dan saling sharing budaya negara masing- masing. Semoga Unitri dapat berpartisipasi di kegiatan sejenis di tahun mendatang”, ungkap Jaime. (HUMAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

35 + = 41